Memulai hari dengan segelas kopi menjadi satu hal yang tidak terlewatkan. Ketika tubuh dan pikiran membutuhkan dorongan, segelas kopi menjadi kunci untuk menghadapi sibuknya perkotaan. Di lain cerita, segelas kopi terasa menyenangkan dinikmati setelah hari yang panjang, sambil menenangkan pikiran atau bertemu dengan teman lama. Kapan pun waktunya, TUKU selalu hadir menemani dengan beragam menu kopi sesuai selera tetangga!
Berupaya untuk menjawab selera tetangga yang sangat beragam, Cold Drip Pagi dan Sore diperkenalkan jadi lini kopi hitam TUKU yang baru. Mencoba membawa pendekatan yang berbeda, metode seduh kali ini menggunakan air dingin. Bermula dari kota Kyoto yang menyeduh kopi menggunakan air dingin, metode ini menginspirasi pedagang Belanda untuk membuat kopi yang mudah dinikmati saat sedang berlayar. Sejak saat itu, metode ini berkembang dan menyebar ke berbagai negara! Tapi, berbeda dengan cold brew, ya. Kalau cold brew butuh setidaknya 8 jam untuk merendam kopi, cold drip tidak bergantung dengan durasi tertentu karena harus menunggu air dingin menetes perlahan melalui kopi. Jadi lebih seru untuk melihat proses pembuatannya.
Yang membuat cold drip spesial adalah cita rasanya yang berbeda dengan kopi berbasis espresso. Bayangkan segelas Kopi Hitam Tetangga yang dingin, rasanya yang bold ditambah dengan sentuhan asam bisa menyegarkan badan seketika dari tegukan pertama. Bisa terasa demikian karena Kopi Hitam Tetangga basisnya adalah espresso, yang diekstraksi menggunakan air panas dan tekanan tinggi. Nah, saat kopi diseduh menggunakan air dingin, kopi terasa lebih ringan karena tidak mengekstraksi rasa asam, menjadi pilihan yang pas untuk tetangga yang sedang belajar menikmati kopi hitam. Tapi, rasa asam juga bisa hadir dari jenis biji kopi yang dipakai, ya. Jadi, kopi cold drip juga bisa terasa asam kalau biji kopinya mempunyai notes rasa itu.
Bicara soal rasa, Cold Drip Pagi punya karakter dan notes yang berbeda dengan Cold Drip Sore. Kalau butuh dorongan energi di pagi hari, karakter Cold Drip Pagi yang kuat cocok dinikmati sembari memulai kegiatan. Dengan notes rasa cokelat yang sedikit manis, Cold Drip Pagi bisa menyambut hari tetangga dengan penuh senyuman. Sedangkan, Cold Drip Sore cocoknya dinikmati saat tetangga butuh mood booster pada sore hari. Karakternya yang lebih ringan dengan notes rasa buah-buahan tropis seperti nanas, apel, dan beri bisa menyegarkan pikiran setelah berkegiatan sepanjang hari. Namun, Barista Tuku menyajikan kedua menu ini sepanjang waktu sehingga tetangga bisa memilih sesuai selera. Kalau tetangga suka kopi yang bold dan nutty, mungkin akan lebih cocok sama Cold Drip Pagi. Tapi, kalau suka yang asam dan segar, cobain Cold Drip Sore, ya!
Harapannya, Cold Drip Pagi dan Sore bisa jadi pilihan kopi hitam untuk banyaknya tetangga yang lebih suka kopi dingin dibandingkan kopi panas. Dengan metode terpilih, Barista Tuku bisa membuat es kopi hitam secara masif supaya bisa sampai ke tangan tetangga secara cepat, namun tetap dengan kualitas terbaik! Baik itu di pagi hari maupun sore hari, tetangga bisa menyegarkan hari dengan pilihan rasa cokelat atau bebuahan dalam segelas kopi yang dingin. Ditemani TUKUDAPAN kesukaan, rasa Cold Drip Pagi dan Sore tentu tidak terlupakan.